Minggu, 31 Mei 2009

SITUS-SITUS JAMAAH TABLIGH TERPERCAYA

Sumber:http://jamaahtabligh-abufathimahfahri.blogspot.com/

5 komentar:

  1. assalamu alaikum
    wahai saudaraku..kembalilah pada quran dan sunah ala fahami salaf,sesunggunya anda berjalan pada manhaj yang salah,tidak pernah nabi contohkan,sahabat contohkan,tabiin contohkan.demi Alloh ana dulu berpijak pada jemaah anda.namun alloh telah memberikan pada diri saya hidayah,untuk senantiasa mencintai ilmu syar'i.ana dulu jemaah 40hr.

    BalasHapus
  2. Lanjutkan perjalan dakwah, wahai saudaraku... imbalan kita bukan saat ini namun kelak by www.fikir-muslim.blogspot.com

    BalasHapus
  3. Usaha yang Mulia namun dipandang sebelah mata..... satu fikir, satu tujuan, satu hati....."Dakwah La Ilaha Illallah"

    BalasHapus
  4. Jawaban untuk Arsitek Banjarnegara < noreply-comment@blogger.com > tentang komentar
    terhadap posting “Faktor “salafi” dalam penerbitan buku-buku islam” (lihat salinan dibawah)

    Andaikata akhlak para salafus shaleh, yang terdiri dari para sahabat r.a, tabi'in dan tabi' tabi'in, seperti akhlak dan moral kalian yang menamakan salafi dalam melakukan dakwah atau tepatnya kajian-kajian yang mengkafirkan, menyesatkan, membid'ahkan, menghujat, mencaci, mengkritik, menghina, membodoh-bodohkan, bersikap sangar, merasa benar sendiri dlsb terhadap sesama muslim, niscaya orang akan lari dari sekeliling mereka dan yang masuk islam hanya kalian. Tapi Shalafus Shaleh akhlaknya sangat terpuji dan mulia dibawah bimbingan akhlak Rasulullah SAW, maqom mereka berada pada tingkatan yang tertinggi untuk seluruh kurun masa. Sadarlah wahai kaum salafi, kalian telah melahirkan kebencian umat, menimbulkan perpecahan di kalangan umat islam. Berdakwahlah dengan santun sebagaimana yang di perintahkan Allah SWT, dicontohkan Rasulullah SAW, para Sahabat R.A, Tabi'in dan Tabi' Tabi'in. Masak kalian tidak pernah membaca perintah Allah SWT QS Ali Imraan 159 yang berbunyi : وَلَوْ كُنْتَ فَظًا غَلِيظَ الْقَلْبِ لاَنْفَضُّوامِنْ حَوْلِكَ dan sabda Rasulullah SAW yang berbunyi : .... كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ ومَا لُهُ وعِرْضُهُ dan kata-kata Imam Malik Rah.a yang berbunyi : لَنْ يُصْلِحَ آخِرَهَذِهِ الأُ مَّةِ إِلاَّ مَا أَصْلَحَ أَوَّلَهَا . Semoga sedikit sumbang fikir dari saya yang dho'if ini menyadarkan kita semua betapa Rasulullah SAW telah mengorbankan seluruh hidupnya untuk menyatukan qabilah-qabilah, kaum dan suku-suku menjadi satu ummat, yaitu ummat islam. Jangan sekali-kali kita meng-khianati perjuangan Rasulullah SAW hanya karena fanatisme buta, mengutamakan pencitraan (ingin tampil beda), memelihara perbedaan dan lain sebagainya yang dapat memecah kesatuan ummat. Betapa sedihnya Rasulullah SAW seandainya beliau masih hidup menyaksikan perpecahan umatnya. Rasulullah SAW telah memperingatkan dengan keras dalam sabdanya : لَيْسَ مِنَّا مَنْ دَعَا إِلَى عَصَبِيَّةٍ , وَلَيْسَ مِنَّا مَنْ قَا تَلَ عَلَى عَصَبِيَّةٍ , وَ لَيْسَ مِنَّا مَنْ مَاتَ عَلَى عَصَبِيَّةٍ . Dan sebagai penutup kami ingin mengingatkan kepada kita semua tentang peringatan keras dari Rasulullah SAW terhadap mereka yang suka menghujat sesama muslim : سِبَابُ الْمُسْلِمِ فُسُوْقٌ وَ قِتََالُهُ كُفْرٌ .
    Akhirnya kami sebagai sesama muslim mengucapkan " SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA 1433 H. SEMOGA AMAL IBADAH KITA DI TERIMA ALLAH SWT. "
    Jakarta, 13 Sya’ban 1433 H / 3 Juli 2012

    2012/7/2 Arsitek Banjarnegara
    Arsitek Banjarnegara telah meninggalkan komentar baru terhadap posting "Faktor “salafi” dalam penerbitan buku Islam":

    sebagai orang yg berakal, janganlah menyikapi salafy dengan tdk objektif, kenapa salafy harus di diskreditkan, salafy adalah org2 yg berusaha mengikuti alHaq, jika semakin dibenci justru semakin banyak pengikutnya, dan janji Allah siapa yg berjuang dijalanNya maka akan ditimbulkan rasa takut didada mereka yaitu para musuh Allah.
    Diposkan oleh Arsitek Banjarnegara ke penerbitbukuislam.blogspot.com pada 1 Juli 2012 18:36

    BalasHapus
  5. Sesama muslim gak usah saling menhina,menghujat,dan sing merasa benar.....beribadah saja dengan benar..apakah jaman rosul dulu ada golongan ,sperti salafi,nu,muhamadiyah,tabligh? Toh ketika kita wafat di alam kubur juga gak di tanya tu dari golongan mana..maaf kalau salah

    BalasHapus